Kamis, 08 November 2012

Makam NAZI Jerman di Indonesia




 
Setelah perang dunia pertama berakhir, dua bersaudara asal Jerman, Emil dan Theodor Helfferich membeli 900 hektar tanah di Kampung Situ, Desa Sukaresmi, Mega Mendung, Bogor. Mereka berdua kemudian membangun perkebunan teh, lengkap dengan pabriknya.

Kawasan yang berada 900 meter di atas permukaan laut tersebut, berubah menjadi perkebunan teh yang maju. Karl Helfferich yang merupakan kakak tertua Emil dan Theodor juga sekaligus Wakil Perdana Menteri Kekaisaran Jerman di bawah Kaisar Jerman terakhir, menjadikan tempat tersebut untuk mengabadikan kejayaan 'Armada Asia Timur' milik Jerman di bawah Laksamana Graf Spee yang ditenggelamkan armada Britania.



Dengan lambang Salib besi khas Jerman, tempat itu menjadi peristirahatan terakhir para pelaut muda Jerman yang tewas di kedalaman dasar lautan saat melakukan perjalanan ke Indonesia pada perang dunia kedua. Mereka menggunakan kapal selam berteknologi canggih masa itu.
Sementara tahun 1943 Jepang dan Jerman yang bersekutu mendirikan pangkalan laut bersama di Jakarta. Dengan tujuan membongkar blokade armada sekutu agar hasil bumi dari Asia Tenggara dan Timur dapat dikirim ke pelabuhan Eropa, selain menjadi pangkalan logistik kapal selam Jerman sejak tahun 1944. Tercatat kapal selam canggih seperti U168, U196 dan U219 pemah singgah di situ.


Perkebunan miliki Emil dan Helfferich itu juga turut menyumbang bantuan bagi kejayaan tentara Jerman selama berada di wilayah Indonesia. Termasuk mendirikan berbagai fasilitas pendukung bagi anak buah kapal, serta makam untuk para prajurit yang gugur.
Kejatuhan Jerman pada 8 Mei 1945, menjadikan tempat tersebut sebagai tempat penahanan seluruh tentara Jerman yang berada di pulau Jawa. Termasuk tewasnya tiga serdadu Jerman saat dimulai era kekalahan Jepang bulan Agustus 1945.


Foto ini berasal dari Mark Bando, peneliti sejarah Amerika yang khusus meneliti unit-unit pasukan Parasut Amerika. Dalam salah satu penelitiannya tentang Divisi Airborne ke-101, dia bertemu dengan Wilson Boback, salah seorang veteran yang ikut bertempur di Belanda dalam Operasi Market Garden bulan September 1944. Unit Boback berhadapan dengan bagian dari pasukan Landstorm Nederland (simpatisan Jerman di Belanda) dan Boback berhasil membunuh salah satunya. Dia kemudian menggeledah mayat si prajurit, dan menemukan sebuah foto yang jelas-jelas merupakan orang Indonesia (saat itu masih bernama Hindia-Belanda) yang sedang memakai seragam Legion Nederland (kerah wolf’s hook plus perisai dan cufftitle buatan Belanda), bersama dengan helm khas Jerman berkilauan lengkap dengan lambang LN.
 
sources --> terselubung.blogspot.com

Rabu, 07 November 2012

Just a small town girl, living in a lonely world


I doubt my story is sad. i'm sure many people go through worser things in life, famine, poverty, abuse. but for a 16 year old girl i've never felt so alone. teenagers shouldn't feel like this. i know that i'm probably blowing my own trumpet when i say "life is just dreadful" i bet your asking how horrible can your life be? i've been through much worse... and besides your just a kid! well believe it or not i've hit rock bottom. i can't cry anymore because there's just no point... that's what i ask myself every morning, what's the point?



i'm not gonna bore you with soppy, sad details of my pathetic life. but incase your interested i'll give you an insight. from a very young age i've witnessed things... my father (i use that term loosely) having affairs with numerous women. age 8, i uncovered a secret mobile phone for his slutty mistresses. now i don't know if you'll agree with me, but an eight year old sitting at the top of the stairs listening to her parents argue isn't one of the childhood highlights i'd like to remember. but it wasn't just one affair, it wasn't just one fight. this happened on several occasions, and what could i do as a child. just sit there with my fingers in my ears and pray. pray that it was over, pray that the shouting would end. i remember once witnessing my mother coming home from work angry. still in her uniform she headed to the kitchen and pulled out a knife. she ran towards him screaming,she had found out about another one of his sordid little affairs. i just ran upstairs and let my older brother and sister handle the situation. oh yeah.. my siblings! i'll get on to them later.



as the years went on i grew resentful. towards my father mainly. but everything in this house was beginning to piss me off. and to top it all off my mother decided to play a game of her own.. what's that saying? "an eye for an eye" oh yes, she stared a little fling of her own. with an internet boyfriend. of course i was curious to know more. so i spied on her, i tracked her emails and texts. but the real shock came when i was scrolling down her emails and saw one with an attachment, pictures. naked pictures to be precise! who knew my mother was a slut!



it was around this time i was getting aggressive. i had walked out of my lessons several times, i swore at my teacher once. i was failing r.e and to top it all off i had 'stressed out' at many of my classmates. of course this all lead to tears, my teachers asking me what was wrong, the sympathetic yet patronizing looks. the thing is i can tell people how I'm feeling, that's just a thing i have. i can't communicate with my family let alone my maths teacher who was 'concerned' as soon as school finished i ran straight up to my room. i just wanted to be alone. depressed? i wouldn't use that word. but i certainly enjoyed my own company. when my mum tried to have the awkward conversations with me i'd just swear at her viciously and run up to my room. by this point a lot had happened, my brother had moved out. my sister's secret fling with a younger man was found out. (by me of course, she was 26 at the time and he was 17) and i had an altercation with my mother regarding her dirty little affair. by looking at her emails it looked like she was considering divorce for this man she had never met. the fact that i was spying on her didn't go down well. lets just say there was more swearing and hitting. i had also started self harming, i became detached from my family and every night i would cry myself to sleep. i don't know why. but i just broke down... i hated everyone in this world including myself.

Heart of emptiness

my story is ,in my opinion, a lonely one. there is always this empty feeling in my heart. every now and then, i feel a deep emptiness in my gut. when it happens i feel like crying at that exact moment, no matter where it is. but i have to be strong and i hold it together. my loneliness is a type that cant be easily cured. even though i have family and a few friends that surround me with what i hope is love, i still feel empty. unloved. sad. all my childhood was filled with was,pain,death,and confusion. this definitely didn't help my pain. i don't date because i have low self esteem, and low confidence. my feeling became worse after my used to be best friend unknowingly broke my heart. i guess this is my punishment for falling in love with my best friend, knowing he didn't feel the same. i am so confused, and still, my heart remains numb and waiting for love that may never be..

Our story will be just a story ..

i never expect that this kind of foolishness will led me in a long time pain and suffering ..



.i know its 5months ago ..but still it keeps my tears away . i don't know why, i keep searching for the best answer .. many of my friends give advices to me but still it doesn't work .. i admit i really really love this guy .. and i know he feel same .. but because of a big trial that we encounter many things change .. :( its so hurt to see him with his new girl .. sometimes i pretend that i don't have feelings anymore .. but deep in side my heart is broken into pieces .. i keep on thinking why this happen to me?us .. before were so happy together i can say that our relationship is so strong .. i give all my love,care and most specially my trust to him. .but he disappoint me .. he cheated me! he had another girl aside from me .. !! its so hurt . .it keeps me cry and cry .. he didn't even tell me that's really happen or whats the reason why he hurt me much . .:( and now 5months already .. i tried my self to recover but still i cant admit that i fully forget that nightmare of my life .. :( yeaah ! still i have feelings for him . .but i know we will never be again .. i know its so difficult but ill try to make it sure that this feeling i have for him will be just a secret ... i accept the fact that our story will be just a story ...

Sabtu, 03 November 2012

Makalah Fungi



BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Fungi atau cendawan adalah organisme heterotrofik. Mereka memerlukan senyawa organik untuk nutrisinya. Bila mereka hidup dari benda organik mati yang terlarut, mereka disebutsporofit. Fungi memiliki berbagai macam penampilan tertgantung pada spesiesnya (Pelczar, 1986). 
Dalam Campbell (2003), Fungi adalah eukariota, dan sebagian besar adalah eukariota multiseluler. Meskipun fungi pernah dikelompokkan ke dalam kingdom tumbuhan, fungi adalah organisme unik yang umumnya berbeda dari eukariota lainnya ditinjau dari cara memperoleh makanan, organisasi struktural serta pertumbuhan dan reproduksi. 
  Jamur sering dianggap sebagai organisme yang tergolong dalam tumbuhan, tetapi adapula yang menganggap jamur sebagai golongan organisme yang terpisah dari tumbuhan. Dengan demikian terdapat pula perbedaan dalam klasifikasinya, tetapi perbedaan tadi terletak pada taksa yang lebih tinggi dari kelas, sedangkan taksa dari kelas kebawah tidak terdapat perbedaan.

1.2 Rumusan Masalah 
Rumusan dari makalah ini adalah:
  1. Bagaimana karakteristik kehidupan pada fungi ?

  2. Bagaimana sistem reproduksi pada fungi ?

  3. Bagaimana sistem pengklasifikasian pada fungi ?


1.3 Tujuan 
Tujuan dari makalah ini adalah:
  1. Untuk mengetahui karakteristik kehidupan pada fungi.
  2. Untuk mengetahui sistem reproduksi pada fungi ?
  3. Untuk mengetahui sistem pengklasifikasian pada fungi ?



BAB II
PEMBAHASAN 

2.1 Cara Hidup Fungi 
Fungi adalah nama regnum dari sekelompok besar makhluk hidup  eukariotik heterotrof  yang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam sel-selnya. Fungi memiliki bermacam-macam bentuk. Awam mengenal sebagian besar anggota Fungi sebagai jamur, kapang, khamir, atau ragi, meskipun seringkali yang dimaksud adalah penampilan luar yang tampak, bukan spesiesnya sendiri. Kesulitan dalam mengenal fungi sedikit banyak disebabkan adanya pergilitanketurunan yang memiliki penampilan yang sama sekali berbeda (ingat metamorfosis pada serangga atau katak) (Anonimous, 2008).
Fungi adalah eukariota, dan sebagian besar adalah eukariota multiseluler. Meskipun fungi pernah dikelompakkan ke dalam kingdom tumbuhan, fungi adalah organisme unik yang umumnya berbeda dari eukariota lainnya ditinjau dari cara memperoleh makanan, organisasi stuktural, serta pertumbuhan dan reproduksi Campbell (2003). Fungi atau cendawan terdiri dari kapan dan khamir. Kapang bersifat filamentus, sedangkan khamir biasanya bersifat uniseluler (Pelczar, 1986).

Fungi adalah heterotrof yang mendapatkan nutriennya melalui penyerapan (absorpsi). Dalam cara ini, fungi akan mencerna makanan diluar tubuhnya dengan cara mensekresikan enzim-enzim hidrolitik yang sangat ampuh kedalam makanan tersebut. Enzim-enzim itu akan menguraikan molekul kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana yang dapat diserap dan digunakan oleh fungi Campbell (2003).
Fungi dapat hidup dari benda organik mati yang terlarut , yang disebut dengan saprofit. Saprofit menghancurkan sisa-sisa ttumbuhan dan hewan yang kompleks dan menguraikannya menjadi zat-zat kimia yang lebih sederhana, yang kemudian dikembalikan ke dalam tanah, dan selanjutnya meningkatkan kesuburan (Pelczar, 1986). Makanan fungi dapat berasal dari sumber-sumber seperti tanah subur, produk makanan yang dibuat oleh pabrik, dan tubuh hewan dan tumbuhan (baik yang mati maupun yang hidup) (kimball, 1999). 
Fungi parasitik menyerap zat-zat makanan dari inang yang masih hidup. Beberapa jenis fungi misalnya seperti spesies tertentu yan menginfeksi paru-paru manusia, bersifat patogenik (2003). Disamping itu Funfi juga hidup dalam bentuk dismorfismeyaitu fungi dapat ada dalam bentuk uniseluler (Khamir) dan bentuk benang/filamen (Kapang). Fase khamir timbul bila organisme itu sebagai parasit atau patogen dalam jaringan sedangkan bentuk kapang jika organisme itu merupakan saprofit dalam tanah atau dalam medium laboratorium (Pelczar, 1986).
Manfaat dari adanya fungi adalah pada fungi yang hidup sebagai saprofit dapat membantu proses pengambilan mineral dari tanah bagi inangnya, disamping itu fungi saprofit juga penting dala fermentasi industri, misalnya pembuatan anggur, bir, dan produksi antibiotik seperti penisilin. Peragian adonan dan pemesakan beberapa keju juga bergantung pada kegiatan cendawan (Pelczar, 1986).
Selain sifat yang menguntungkan, fungi juga memiliki sifat yang merugikan, fungi dapat membusukkan kayu, tekstil, makanan dan lain-lain. Disamping itu fungi juga dapat menyebabkan penyakit pada manusia, hewan dan tumbuhan, salah satu contoh cendawan patogen adalah Histoplasma capsulacumyang menyebabkan histoplomosis (infeksi mikosis pada sistem retikuloendotelium yang meliputi banyak organ) (Pelczar, 1986).

2.2 Habitat Fungi
Fungi menempati lingkungan yang sangat beragam yang berasosiasi secara simbiotik dengan banyak organisme. Meskipun paling sering ditemukan pada habitat darat, fungi juga hiudp dilingkungan akuatik, dimana fungi tersebut berasosiasi dengan organisme laut dan air tawar serta bangkainya. Lichen, perpaduan antara fungi dan alga, banyak terdapat dimana-mana dan ditemukan pada beberapa tempat yang tidak bersahabat sepeti gurun yang dingin dan kering di Antartika, tundra alpin dan artik. Fungi simbiotik lainnya hidup dalam jaringan tumbuhan yang sehat dan spesies lain membentuk mutualisme-mutualisme pengkomsumsi selulosa dengan serangga, semut dan rayap (Campbell 2003).
Golongan Fungi yang termasuk hidup dalam air adalah oomycota dan chytridiomycota, sedangkan golongan fungi yang hidup di darat (tanah) misalnya, Mucorales, Ascomycota, deuteremycetes dan beberapa Peronosporales (Gunawan, dkk, 2004).

2.3 Kateristik Morfologi dan Fisiologi Fungi
Sebagian besar fungi adalah organisem multiseluler dengan hifa yang dibagi menjadi sel-sel oleh dinding yang bersilangan atau septa. Disamping itu juga terdapat fungi asepta, yaitu hifanya tidak dibagi sel-selnya oleh septum.
Hifa adalah benang halus yang merupakan bagian dari dinding tubuler yang mengelilingi membran plasma dan sitoplasma.Jamur sederhana berupa sel tunggal atau benang-banang hifa saja.Jamur bertingkat tinggi terdiri dari anyaman hifa yang disebut posenim atau pseudoparenkim.Prosenkim adalah jalinan hifa yang kendor dan pseudoparenkimadalah anyaman hifa yang lebih padat dan seragam.Sering terdapat anyaman hifa yang padat dan berguna untuk mengatasi kondisi buruk yaitu rhizomorfatau sklerotium.Ada pula yang disebut stroma yaitu jalinan hifa yang padat dan berfungsi sabagai bantalan tempat tumbuhnya bermacam-macam bagian lainnya (Sasmitamihardja dkk,1990).

Pada khamir ukurannya sangat beragam 1 sampai 5 µm lebarnya dan panjangnya 5 sampai 10 µm atau lebih. Bisanya berbentuk bulat telur, tetapi ada yang memanjang atau berbentuk bola dan khamir tidak dilengkapi dengan flagelum sebagai alat bergerak. Sedangkan kapang, tubuh atau talusnya terdiri dari 2 bagian yaitu: miselium dan spora
Jalinan masa hifa disebut miselium dan hifa dapat berada dalam bentuk menjalar atau menegak, biasanya menghasilan alat-alat pembiakan yaitu spora Septa pada umumnya memiliki pori yang sangat besar agar ribosom dan mitokondria dan bahkan nukleus dapat mengalir dari satu sel ke sel yang lain. Miselium fungi tumbuh dengan cepat, bertambah satu kilometer setiap hari. Fungi merupakan organisme yang tidak bergerak, akan tetapi miselium mengatasi ketidakmampuan bergerak itu dengan menjulurkan ujung-ujung hifanya denagan cepat ke tempat yang baru ( Campbell, 2003).
Sebagian besar fungi membentuk dinding selnya terutama dari kitin, suatu polisakarida yang mengandung pigemen-pigmen yang kuat namun fleksibel dan pautan di antara gula-gula seperti yang terdapat pada selulosa dan peptidoglikan (kimball, 1999).
Fungi dapat lebih bertahan dalam keadaan alam sekitar yang tidak menguntungkan. Sebagai contoh, khamir dan kapang dapat tumbuh dalam suatu substrat atau medium berisikan konsentrasi gula yang dapat menghambat pertumbuhan kebanyakan bakteri. Khamir merupakan mikroorganisme fakultatif, artinya mereka dapat hidup dalam keadaan aerobik maupun anaerobik (Pelczar, 1986).
Fungi dapat tumbuh dalam kisaran suhu yang luas, dengan suhu optimum bagi kebanyakan spesies saprofitik dari 22 sampai 300C, spesies patogenik mempunyai suhu ptimum lebih tinggi, biasanya 30 sampai 37 C. Pada cendawan akan tumbuh pada atau mendekati 0° C (Pelczar, 1986).

2.4 Reproduksi Fungi
Spora fungi memiliki berbagai bentuk dan ukuran, dan dapat dihasilkan secara seksual maupun aseksual. Pada umumnya spora adalah organisme uniseluler , tetapi ada juga spora multiseluler. Spora dihasilkan di dalam atau dari struktur hifa yang terspesalisasi. Ketika kondisi lingkngan memungkinkan, pertumbuhan yang cepat, fungi mengklon diri mereka sendiri dengan cara menghasilkan banyak sekal spora secara aseksual. Terbawa oleh angin atau air, spora-spora tersebut berkecamabh jika berada pada tempat yang lembab pada permukaan yang sesuai (Campbell 2003).
Menurut Pelczar (1986), bahwa spora seksual yang dihasilkan dari peleburan dua nukleus. Ada beberapa spora seksual yaitu:
  1. Aksospora: Spora bersel satu ini terbentuk di dalam pundi atau kantung yang dinamakan askus. Biasanya terdapat delapan askospora di dalam setiap askus.

  2. Basidiospora: Spora bersel satu ini terbentuk di atas struktur berbentuk gada yang dinamakan basidium.

  3. Zigospora: merupakan spora besar berdinding tebal yang terbentuk apabila ujung-ujung dua hifa yang secara seksual serasi, disebut juga gametangin, pada beberapa cendawan melebur. 

  4. Oospora: Spora ini terbentuk di dalam struktur betina khusus yang disebut ooginium, pembuahan telur atau oosfer oleh gamet jantan yang terbentuk di dalamanteredium mengasilkan oospora.



    1. Klasifikasi Fungi

Klasifikasi fungi terutama berdasakan pada cirri-ciri spora seksual dan tubuh buah yang ada selama tahap-tahap seksual dalam daur hidupnya. Cendawan yang diketahui tingkat seksualnya disbut cendawan perfek/sempurna. Cendawan yang dbelum diktahui tingkat seksualnya dinamakan cendawan imperfek. Berdasarkan pada cara dan cirri reproduksinya terdapat empat kelas cendawan sejati atau berfilamen di dalam dunia Fungi yaitu: Phycomycetes, Ascomycetes, Basidiomycetes dan Deuteromycetes (Pelczar, 1986).
Phycomycetes
Anggota kelas ini seringkali disebut sebagai cendawan tingkat rendah. Ciri yang umum pada spesies ini adalah tidak adanya septum di dalam hifa yang membedakan dengan tiga anggota yang lain. Phycomycetes mempunyai talus miselium yang berkembang dengan baik. Hifa fertile menghasikan sporangium pada ujung sporangiospora. Pada talus Rhizopus, disamping hifa vegetatif dan sporangium terdapat juga hifa seperti hifa pendek dan bercabang banyak yang disebut rizoid (Pelczar, 1986).

Ascomycetes
Ascomycetes menghasilkan dua macam spora, yang terbentuk secara aseksual disebut konidiam, berkembang di dalam rantai ujung hifa. Macam spora ke dua dihasilkan sebagai akibat reproduksi seksual. Empat atau delapan spora ini disebutaskospora, terbentuk di dalam askus berupa kantung (kimball, 1999).
Kebanyakan hidup sebagai saprofit. Banyak khamir termasuk kelas Ascomycetes karena membentuk askospora. Secara aseksual, genus khamir Schizosaccharomyces ini memperbanyak diri dengan pembelahan diri melintang (Pelczar, 1986).

Basidiomycetes 
Basidiomycetes merupakan pengurai penting bagi kayu dan bagian tumbuhan yang lainnya. Kelompok ini dicirikan oleh adanya basidiospora yang terbentuk di luar pada ujung atau sisi basidium. Basidiomycetes yang banyak dikenal meliputi jamur, cendawan papan pada pepohonan, dan cendawan karat serta cendawan gosong yang menghancurkan serealia. Jamur adalah tubuh buah, atau Basidiokarp yang mengandung basidia bersama basidiosporanya (Pelczar, 1986).

Deuteromycetes
Kelas ini meliputi cendawan yang tingkat reproduksinya imperfek. Sebagian besar cendawan yang patogenik pada manusia adalah Deuteromycetes. Mereka seringkali membentuk spora aseksual beberapa macam di dalam spesies yang sama. Di samping fase saprofitik yang berbentuk miselium, banyak di antaranya parasitik seperti khamir. Salah satu spesies yang patogen adalahHistoplasma capsulatum (Pelczar, 1986).




BAB III
KESIMPULAN

Fungi merupakan mikroorganisme eukariota yang sebagian besar bersifat multiseluler. Fungi atau cendawan terdiri dari kapang dan khamir. Secara umum Fungi hidup dengan 3 cara yaitu sebagi saprofit, parasitik dan diomorfis. Fungi adalah heterotrof yang mendapatkan nutriennya melalui penyerapan (absorpsi).
Fungi menempati lingkungan yang sangat beragam yang berasosiasi secara simbiotik dengan banyak organisme baik di darat maupun di air. Sebagian besar fungi adalah organisem multiseluler dengan hifa yang dibagi menjadi sel-sel oleh dinding yang bersilangan atau septa. Dinding sel pada fungi dilindungi olehSelulosa dan Kitin (polisakarida yang mengandung unsur N). Fungi dapat berkembang biak dengan dua cara yaitu cara seksual dan aseksual. 
Berdasarkan pada cara dan cirri reproduksinya terdapat empat kelas cendawan sejati atau berfilamen di dalam dunia Funi yaitu: Phycomycetes, Ascomycetes, Basidiomycetes dan Deuteromycetes.

Keanekaragaman Hayati


Keanekaragaman hayati dapat terjadi pada berbagai tingkat kehidupan, mulai dari organisme tingkat rendah sampai organisme tingkat tinggi. Misalnya dari mahluk bersel satu hingga mahluk bersel banyak; dan tingkat organisasi kehidupan individu sampai tingkat interaksi kompleks, misalnya dari spesies sampai ekosistem.
Secara garis besar, keanekaragaman hayati terbagi menjadi tiga tingkat, yaitu :
1.Keanekaragaman gen
Setiap sifat organisme hidup dikendalikan oleh sepasang faktor keturunan (gen), satu dari induk jantan dan lainnya dari induk betina. Keanekaragaman tingkat ini dapat ditunjukkan dengan adanya variasi dalam satu jenis.
misalnya :
- variasi jenis kelapa : kelapa gading, kelapa hijau
- variasi jenis anjing : anjing bulldog, anjing herder, anjing kampung

Yang membuat variasi tadi adalah : Rumus : F = G + L
F = fenotip
G = genoti
L = lingkungan

Jika G berubah karena suatu hal (mutasi dll) atau L berubah maka akan terjadi perubahan di F. Perubahan inilah yang menyebabkan terjadinya variasi tadi.


Gbr. Variasi morfologi dalam satu jenis gandum akibat persilangan
2.Keanekaragaman jenis (spesies)

Keanekaragaman ini lebih mudah diamati daripada Keanekaragaman gen. Keanekaragaman hayati tingkat ini dapat ditunjukkan dengan adanya beraneka macam jenis mahluk hidup baik yang termasuk kelompok hewan, tumbuhan dan mikroba.
misalnya :
- variasi dalam satu famili antara kucing dan harimau. Mereka termasuk dalam satu famili(famili/keluarga Felidae) walaupun ada perbedaan fisik, tingkah laku dan habitat.
3.Keanekaragaman ekosistem
Keanekaragaman tingkat ini dapat ditunjukkan dengan adanya variasi dari ekosistem di biosfir.
misalnya :
ekosistem lumut, ekosistem hutan tropis, ekosistem gurun, masing-masing ekosistem memiliki organisme yang khas untuk ekosistem tersebut. misalnya lagi, ekosistem gurun di dalamnya ada unta, kaktus, dan ekosistem hutan tropis di dalamnya ada harimau
.

Ketiga macam keanekaragaman tersebut tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Ketiganya dipandang sebagai suatu keseluruhan atau totalitas yaitu sebagai keanekaragaman hayati.

Kingdom Plantae


KINGDOM PLANTAE ( TUMBUHAN )Tumbuhan terdiri dari tumbuhan lumut (Bryophyta), tumbuhan paku (Pteridophyta), tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae), dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae). Tercatat sekitar 350.000 spesies organisme termasuk di dalamnya, tidak termasuk alga hijau. Dari jumlah itu, 258.650 jenis merupakan tumbuhan berbunga dan 18.000 jenis tumbuhan lumut. 
Klasifikasi Kingdom Plantae / Kerajaan TumbuhanCiri organisme yang termasuk kingdom plantae:1.     Eukariotik multiseluler2.     mempunyai dinding sel yang tersusun atas selulosa3.     memiliki klorofil, sehingga mampu melakukan fotosintesis (autotrof)4.     memiliki dinding sel yang tersusun atas selulosaAnggota kingdom plantae1.     Divisio Bryophyta (Lumut)2.     Divisio pterydophyta (paku)3.     Divisio spermatophyta (tumbuhan berbiji)Kingdom plantae meliputi kurang lebih 500.000 species. Dasar pengelompokkan tersebut adalah:1.     Struktur organ tubuh2.     keberadaan fasis (jaringan pengangkut)3.     type silinder pusat (stele)1.     kedudukan, bentuk, ukuran dan pertulangan daun4.     struktur alat reproduksi can cara reproduksiJika di tinjau dari keberadaan jaringan tubuh, maka1.     Divisio bryophyta termasuk dalam kelompok tumbuhan thallophyta, yaitu tumbuhan yang belum memiliki akar, batang dan daun sejati. Dikatakan demikian disebabkan pada akar, batang dan daun lumut belum memiliki jaringan pengangkut (fasis) seperti xilem dan floem.2.     Divisio Peterydophyta dan spermatophyta termasuk dalam kelompok tumbuhan kormophyta, yaitu tumbuhan berkormus. tumbuhan berkormus merupakan tumbuhan yang telah memiliki jaringan pengangkut pada akar, batang dan daunnya.Jika ditinjau dari alat reproduksinya, maka1.     Divisio bryophyta dan Divisio Pterydophyta termasuk dalam kelompok tumbuhan berspora, karena untuk berkembang biak menggunakan spora.2.     Divisio spermatophytatermasuk dalam kelompok tumbuhan berbiji, karena untuk berkembangbiak menggunakan biji.Berdasarkan letak bijinya, tumbuhan spermatophyta dikelompokkan atas dua sub divisi yaitu subdivisio gymnospermae (tumbuhan biji terbuka) dan angiospermae (tumbuhan biji tertutup). Biji pada tanaman gymnospermae tidak dibungkus oleh daging buah, sedangkan pada tanaman angiosperma biji terbungkus oleh daging buah.Tanaman angiospermae, berdasarkan jumlah keping bijinya dibedakan atas, monokotil (berkeping biji 1) dan dikotil (berkeping biji 2).